Tampilkan postingan dengan label Teknologi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Teknologi. Tampilkan semua postingan

Jumat, 06 Maret 2020

Tips Menghemat Kuota saat Menggunakan WhatsApp

JAKARTA- Untuk dapat menggunakan aplikasi WhatsApp pasti diperlukan kuota internet yang banyak dan cepat. Apalagi ketika Anda menggunakan WhatsApp secara aktif untuk mengirimkan gambar, video, audio, hingga video call.
Belum lagi banyaknya grup WhatsApp yang Anda miliki. Menariknya, WhatsApp memiliki fitur yang membuat aplikasi tak banyak menyedot kuota data Anda. Berikut langkah-lankah yang perlu Anda lakukan, seperti dilansir dari laman Techhubbuzz, Jumat (6/3/2020).
1. Pertama-tama buka aplikasi WhatsApp dan klik ikon tiga titik yang terletak di sudut kanan atas.
2. Kemudian pilih menu pengaturan/setelan.
3. Pada menu pengaturan, pilih data dan penyimpanan.
4. Pada bagian unduh otomatis media cobalah untuk membatasi konten yang Anda unduh otomatis. Caranya pada bagian 'saat menggunakan data seluler pilihlah satu konten saja yang tidak membuang banyak kuota Anda misalnya audio atau dokumen.
5. Lalu Anda bisa mengaktifkan semua unduhan konten pada bagian saat terhubugng ke Wi-Fi.
6. Langkah terakhir, centang opsi penggunaan data minimum. Dengan memeriksa opsi ini, ketika Anda menyampaikan panggilan suara atau video maka fitur ini akan memampatkan data sehingga akan menghemat kuota.

Rabu, 05 Februari 2020

Menilik Indahnya Masjid Transparan di Arab Saudi


Bangunan masjid identik dengan arsitekturnya yang megah dan indah. Sebagai rumah ibadah bagi umat Islam, setiap masjid juga dibangun demi kenyamanan para jemaah yang datang.

Namun, baru-baru ini ada sebuah masjid dengan bangunan yang tak biasa. Jika masjid biasanya memiliki bangunan yang utuh, di Arab Saudi ada masjid yang didesain tranparan.

Dilansir berbagai sumber, masjid transparan ini merupakan karya Ajlan Gharem, seorang seniman dan juga guru matematika di Sekolah Umum Al Sahabah di Riyadh. Bernama ‘Pardise Has Many Gates’, masjid sederhana namun indah tersebut sarat akan makna.


Berukuran 10x30 meter, masjid transparan ini terbuat dari baja ringan dan dindingnya dibuat seperti jaring-jaring. Di dalamnya terdapat bentangan sajadah untuk para jemaah.

Sementara itu, bagian langit-langitnya dihiasi dengan lampu-lampu yang menyala di malam hari. Kamu juga bisa melihat lampu hijau di menara masjid.

Masjid ini tidaklah besar dan luas, mungkin hanya muat beberapa puluh orang saja di dalamnya. Gharem mengatakan bahwa masjid transparan ini tak hanya tentang agama, tetapi juga menjadi bentuk untuk perlawanan terhadap Islamophobia.

Menariknya, walaupun masjid ini baru viral sekarang, tetapi 'Paradise Has Many Gate' ternyata sudah ada sejak tahun 2015 dan hadir di beragam pameran seni. Seperti pameran di Galeri Brunei, London (2016), Asia House, London (2015), Quincy House, Fotofest Biennial, Houston (2014) dan British Museum (2014).

Minggu, 19 Januari 2020

Hati-hati Isi Baterai Ponsel di Charging Station, Waspadai Ini


Kamis, 16 Januari 2020

Pengguna Android Disarankan Hapus 17 Aplikasi Ini

Google Play Store menjadi platform yang sangat populer pengguna Android. Pasalnya toko aplikasi Android ini menyediakan beragam aplikasi dan game bagi para penggunanya.

Namun tim peneliti dari perusahaan cyber security, Bitdefender merilis daftar 17 aplikasi yang menggunakan beberapa trik, untuk menampilkan iklan yang tidak diinginkan pengguna. Aplikasi-aplikasi itu pun disarankan untuk dihapus dari ponsel.

Total jumlah download/unduhan dari ke-17 aplikasi tersebut dikatakan mencapai 500.000. Kabarnya 17 aplikasi itu menggunakan taktik seperti menampilkan iklan secara acak dan menyebarkan kode mereka di beberapa file.

Meski sering mendapatkan laporan, Google dianggap belum mampu meningkatkan keamanan Play Store, dari pengembang-pengembang yang berlaku curang seperti di atas.

Iklan yang ditampilkan memang disebut tidak berbahaya, namun taktik ini dilakukan pengembang aplikasi ini menyerupai cara kerja malware.

"Mereka menunggu 48 jam sebelum menyembunyikan kehadiran mereka di perangkat, membagi kode-kode aplikasi ke berbagai file, dan menunda diri utnuk menampilkan iklan hingga 4 jam setelah aplikasi diisntall," tulis Bitdefender.

Tak hanya itu, dalam laporan tersebut juga mencakup sejumlah keluhan dari pengguna di Google Play Store setelah mencoba menginstall beberapa aplikasi tersebut, pengguna mengklaim jika baterai mereka terkuras secara tiba-tiba.

Hal itulah yang membuat mereka menyarankan pengguna lain untuk menghapus aplikasi yang memberi efek buruk bagi perangkat. Berikut daftar 17 aplikasi tersebut:

1. Car Racing 2019
2. 4K Wallpaper (Background 4K Full HD)
3. Backgrounds 4K HD
4. QR Code Reader & Barcode Scanner Pro
5. File Manager Pro — Manager SD Card/Explorer
6. VMOWO City: Speed Racing 3D
7. Barcode Scanner
8. Screen Stream Mirroring
9. QR Code — Scan & Read a Barcode
10. Period Tracker — Cycle Ovulation Women’s
11. QR & Barcode Scan Reader
12. Wallpapers 4K, Backgrounds HD
13. Transfer Data Smart
14. Explorer File Manager
15. Today Weather Radar
16. Mobnet.io: Big Fish Frenzy
17. Clock LED

Beberapa pengembang aplikasi sebenarnya telah menemukan cara untuk menjaga aplikasi mereka agar tetap berada di bawah perlindungan keamanan Google.

Namun, faktanya Google masih belum dapat menanggulangi celah dari aplikasi yang membuat efek buruk bagi pengguna.