Baca juga berita menarik lainnya :
Maskapainya bangkrut, Pramugari kompak demo buka baju
Terpaksa Menikah dengan orang yang tidak dicintai sampai akhirnya meninggal dunia
Viral ! Pemandu Karaoke Memakai Kostum Mirip Seragam Sma
Pria ini Ogah Sentuh Istrinya yang Sudah Lepas Busana Saat Malam Pertama
Suami tak pernah pulang,papa mertua jadi sering main
Merinding !! Suasana Puasa Tahun 90-an | Suasana lebaran tahun 1990
Nostalgia Acara Televisi Tahun 90an bikin kangen
Jumat, 06 Maret 2020
Tips Menghemat Kuota saat Menggunakan WhatsApp
Rabu, 05 Februari 2020
Menilik Indahnya Masjid Transparan di Arab Saudi
Namun, baru-baru ini ada sebuah masjid dengan bangunan yang tak biasa. Jika masjid biasanya memiliki bangunan yang utuh, di Arab Saudi ada masjid yang didesain tranparan.
Berukuran 10x30 meter, masjid transparan ini terbuat dari baja ringan dan dindingnya dibuat seperti jaring-jaring. Di dalamnya terdapat bentangan sajadah untuk para jemaah.
Masjid ini tidaklah besar dan luas, mungkin hanya muat beberapa puluh orang saja di dalamnya. Gharem mengatakan bahwa masjid transparan ini tak hanya tentang agama, tetapi juga menjadi bentuk untuk perlawanan terhadap Islamophobia.
Menariknya, walaupun masjid ini baru viral sekarang, tetapi 'Paradise Has Many Gate' ternyata sudah ada sejak tahun 2015 dan hadir di beragam pameran seni. Seperti pameran di Galeri Brunei, London (2016), Asia House, London (2015), Quincy House, Fotofest Biennial, Houston (2014) dan British Museum (2014).
Baca juga berita menarik lainnya :
Maskapainya bangkrut, Pramugari kompak demo buka baju
Terpaksa Menikah dengan orang yang tidak dicintai sampai akhirnya meninggal dunia
Viral ! Pemandu Karaoke Memakai Kostum Mirip Seragam Sma
Pria ini Ogah Sentuh Istrinya yang Sudah Lepas Busana Saat Malam Pertama
Suami tak pernah pulang,papa mertua jadi sering main
Merinding !! Suasana Puasa Tahun 90-an | Suasana lebaran tahun 1990
Nostalgia Acara Televisi Tahun 90an bikin kangen
Minggu, 19 Januari 2020
Hati-hati Isi Baterai Ponsel di Charging Station, Waspadai Ini
Kabel data di charging stationumum, yang biasa ada di bandara atau stasiun kereta, ternyata menyediakan akses bagi para penjahat siber (hacker). Mereka bisa melakukan serangan yang disebut Juice Jacking melalui port USB pengisian baterai.
Setelah terhubung dan koneksi tersambung, perangkat menginstal malware atau secara rahasia menyalin data sensitif dari smartphone, tablet, atau perangkat komputer lainnya, demikian dikutip laman Times of India, baru-baru ini.
Serangan itu bisa sesederhana mengekstraksi semua detail kontak dan koleksi gambar pribadi perangkat. Bisa juga menjadi serangan invasif dengan menyuntikkan kode jahat langsung ke perangkat yang kemudian dapat menyalin semua kata sandi dari data keuangan.
Bagaimana cara kerja Juice Jacking? Port USB sering digunakan sebagai media untuk transfer data. Konektor USB biasa memiliki lima pin, di mana hanya satu yang diperlukan untuk mengisi daya perangkat, pin lainnya digunakan untuk transfer data.
Mengisi daya perangkat melalui port USB cenderung membuka opsi untuk mentransfer file antar perangkat. Penyerang di sini sering menggunakan perangkat keras yang terpasang di port pengisian daya dari pengisian publik.
Biasanya, charging station secara khusus dirancang untuk melanggar keamanan dan mendapatkan akses ke informasi perangkat yang terhubung segera setelah koneksi dibuat. Dan beberapa pengguna mungkin kehilangan data tanpa menyadarinya.
Departemen Kejaksaan Distrik California, Los Angeles, Amerika Serikat, telah mengeluarkan peringatan kepada penduduk lokal dan wisatawan untuk menghindari pengisian telepon di stasiun pengisian umum, terutama di bandara.
Pada Desember 2019, State Bank of India (SBI) juga mengeluarkan peringatan kepada pelanggannya tentang malware ponsel yang mematikan ini. Dua bahaya paling umum akibat Juice Jacking adalah pencurian data dan instalasi malware.
Data dicuri dari perangkat yang terhubung melalui virus yang dapat mencari informasi pribadi mulai dari ponsel, akun rahasia, data terkait perbankan, ataupun kartu kredit. Virus memiliki kemampuan menyalin semua informasi ke perangkat mereka sendiri. Ada juga banyak aplikasi jahat yang dapat mengkloning semua data ke ponsel lain.
Sementara instalasi malware, biasanya dibuat setelah koneksi. Malware otomatis dipasang di perangkat yang terhubung. Juga tetap berada di perangkat hingga terdeteksi dan dihapus oleh pengguna. Ada banyak kategori malware yang dapat dipasang oleh penjahat siber melalui Juice Jacking, termasuk adware, cryptominers, ransomware, spyware, atau Trojans.Baca juga berita menarik lainnya :
Maskapainya bangkrut, Pramugari kompak demo buka baju
Terpaksa Menikah dengan orang yang tidak dicintai sampai akhirnya meninggal dunia
Viral ! Pemandu Karaoke Memakai Kostum Mirip Seragam Sma
Pria ini Ogah Sentuh Istrinya yang Sudah Lepas Busana Saat Malam Pertama
Suami tak pernah pulang,papa mertua jadi sering main
Merinding !! Suasana Puasa Tahun 90-an | Suasana lebaran tahun 1990
Nostalgia Acara Televisi Tahun 90an bikin kangen
Baca juga berita menarik lainnya :
Maskapainya bangkrut, Pramugari kompak demo buka baju
Terpaksa Menikah dengan orang yang tidak dicintai sampai akhirnya meninggal dunia
Viral ! Pemandu Karaoke Memakai Kostum Mirip Seragam Sma
Pria ini Ogah Sentuh Istrinya yang Sudah Lepas Busana Saat Malam Pertama
Suami tak pernah pulang,papa mertua jadi sering main
Merinding !! Suasana Puasa Tahun 90-an | Suasana lebaran tahun 1990
Nostalgia Acara Televisi Tahun 90an bikin kangen
Kamis, 16 Januari 2020
Pengguna Android Disarankan Hapus 17 Aplikasi Ini
Namun tim peneliti dari perusahaan cyber security, Bitdefender merilis daftar 17 aplikasi yang menggunakan beberapa trik, untuk menampilkan iklan yang tidak diinginkan pengguna. Aplikasi-aplikasi itu pun disarankan untuk dihapus dari ponsel.
Total jumlah download/unduhan dari ke-17 aplikasi tersebut dikatakan mencapai 500.000. Kabarnya 17 aplikasi itu menggunakan taktik seperti menampilkan iklan secara acak dan menyebarkan kode mereka di beberapa file.
Meski sering mendapatkan laporan, Google dianggap belum mampu meningkatkan keamanan Play Store, dari pengembang-pengembang yang berlaku curang seperti di atas.
Iklan yang ditampilkan memang disebut tidak berbahaya, namun taktik ini dilakukan pengembang aplikasi ini menyerupai cara kerja malware.
"Mereka menunggu 48 jam sebelum menyembunyikan kehadiran mereka di perangkat, membagi kode-kode aplikasi ke berbagai file, dan menunda diri utnuk menampilkan iklan hingga 4 jam setelah aplikasi diisntall," tulis Bitdefender.
Tak hanya itu, dalam laporan tersebut juga mencakup sejumlah keluhan dari pengguna di Google Play Store setelah mencoba menginstall beberapa aplikasi tersebut, pengguna mengklaim jika baterai mereka terkuras secara tiba-tiba.
Hal itulah yang membuat mereka menyarankan pengguna lain untuk menghapus aplikasi yang memberi efek buruk bagi perangkat. Berikut daftar 17 aplikasi tersebut:
1. Car Racing 2019
2. 4K Wallpaper (Background 4K Full HD)
3. Backgrounds 4K HD
4. QR Code Reader & Barcode Scanner Pro
5. File Manager Pro — Manager SD Card/Explorer
6. VMOWO City: Speed Racing 3D
7. Barcode Scanner
8. Screen Stream Mirroring
9. QR Code — Scan & Read a Barcode
10. Period Tracker — Cycle Ovulation Women’s
11. QR & Barcode Scan Reader
12. Wallpapers 4K, Backgrounds HD
13. Transfer Data Smart
14. Explorer File Manager
15. Today Weather Radar
16. Mobnet.io: Big Fish Frenzy
17. Clock LED
Beberapa pengembang aplikasi sebenarnya telah menemukan cara untuk menjaga aplikasi mereka agar tetap berada di bawah perlindungan keamanan Google.
Namun, faktanya Google masih belum dapat menanggulangi celah dari aplikasi yang membuat efek buruk bagi pengguna.
Baca juga berita menarik lainnya :
Maskapainya bangkrut, Pramugari kompak demo buka baju
Terpaksa Menikah dengan orang yang tidak dicintai sampai akhirnya meninggal dunia
Viral ! Pemandu Karaoke Memakai Kostum Mirip Seragam Sma
Pria ini Ogah Sentuh Istrinya yang Sudah Lepas Busana Saat Malam Pertama
Suami tak pernah pulang,papa mertua jadi sering main
Merinding !! Suasana Puasa Tahun 90-an | Suasana lebaran tahun 1990
Nostalgia Acara Televisi Tahun 90an bikin kangen




